Kalau kamu freelance pemula yang baru mau belajar copywriting di Udemy, pasti pernah ngerasa pusing lihat ratusan pilihan kursus. Saya juga begitu dulu. Takut salah pilih, buang duit, eh ternyata materinya cuma teori doang atau gak relevan sama kebutuhan klien. Setelah nyoba beberapa kursus dan ngobrol sama teman-teman copywriter yang udah lama di lapangan, saya rangkum 7 kursus yang beneran worth it buat kamu. Ini bukan daftar rating tertinggi semata, tapi yang emang praktis buat landing job pertama kamu.

1. Copywriting secrets – How to write copy that sells (Rob Percival & Len Smith)

Kursus ini jadi favorit banyak pemula karena bahasa pengajarnya straight to the point tanpa basa-basi. Kamu gak akan nemuin teori menggantung di sini. Materinya langsung praktis: headline formulas, AIDA principle, dan psychological triggers yang bisa dipakai besok juga buat nulis Instagram ads atau landing page klien.

Apa yang Kamu Pelajari:

  • Struktur copy yang bekerja di Facebook Ads, email, dan sales page
  • 20+ headline templates yang bisa di-copy-paste (dengan modifikasi)
  • Psikologi konsumen dasar tanpa harus baca buku tebal
  • Case study nyata dari campaign yang beneran jalan

Kelebihan: Durasinya hanya 3 jam, sangat cocok buat kamu yang sibuk sambil kerja. Len Smith, salah satu pengajarnya, punya track record nulis copy untuk perusahaan Fortune 500. Kamu dapet template langsung yang bisa disimpan di Notion.

Kekurangan: Kurang dalam bagian SEO copywriting. Jadi kalau kamu target klien yang butuh blog post atau konten organik, perlu suplemen kursus lain. Audio quality di beberapa video juga kurang jernih, tapi masih bisa didengerin.

2. The Complete Copywriting Course: Write to Sell Like a Pro (Tamsin Henderson)

Kursus ini beda karena Tamsin Henderson fokus banget ke freelance workflow. Dia ngajari kamu gimana caranya nge-quote harga, briefing klien, dan revisi copy tanpa bikin burnout. Ini penting banget buat pemula yang sering underprice atau bingung komunikasi sama klien.

Highlight Modul:

  • Portfolio building dari nol (bisa pakai proyek fiktif)
  • How to charge: hourly vs project-based vs retainer
  • Client communication scripts (template email untuk follow-up)
  • Copy audit framework buat present hasil ke klien
Baca:  Kursus Bahasa Inggris Online Terbaik (Coursera, Udemy, Ef): Mana Yang Paling Efektif?

Data Konkret: Kursus ini punya 4.7 rating dari 15.000+ siswa. Durasi total 7 jam, tapi bisa di-speed up 1.5x tanpa kehilangan esensi. Harga normal $89, tapi sering diskon jadi $12.99.

Catatan: Bagian riset pasar agak singkat. Kamu perlu cari tambahan materi tentang customer interview atau survey design.

3. Copywriting for Beginners: How to Write Web Copy That Sells (Tyler Speegle)

Tyler Speegle punya latar belakang di agency dan startup, jadi materinya sangat relevan buat digital product. Kursus ini ngajari kamu nulis copy untuk website, dari hero section sampe FAQ. Yang paling saya suka adalah bagian UX writing-nya, meski cuma 30 menit tapi cukup buat ngerti konsep dasar microcopy.

Praktikum Langsung:

  • Rewrite challenge: kamu dikasih copy jelek dan harus perbaiki
  • Live critique: Tyler analisis website nyata (seperti Basecamp)
  • Worksheets buat ngerangkai value proposition

Pro Tips: Kursus ini cocok banget buat kamu yang mau fokus ke SaaS atau tech startup. Tyler juga aktif di Q&A section, biasanya jawab dalam 2-3 hari kerja.

Kekurangan: Kurang dalam bagian email sequence. Jadi kalau klien kamu butuh email marketing, perlu belajar lagi di tempat lain.

4. Copywriting Masterclass: Writing that Sells (Phil Ebiner)

Phil Ebiner punya lebih dari 2 juta siswa di Udemy, dan kursus copywriting-nya konsisten jadi best-seller. Bedanya dengan yang lain: dia ngajari kamu content creation sebagai bagian dari copywriting. Jadi gak cuma jualan, tapi juga ngerangkai narrative.

Yang Unik:

  • Modul storytelling untuk brand voice
  • Video scriptwriting (penting buat TikTok/Reels content)
  • SEO basics untuk copywriters (keyword placement tanpa mengorbankan flow)
  • Case study dari e-commerce, course creator, dan non-profit

Angka Penting: 5 jam durasi, 4.6 rating, 50.000+ siswa. Harga diskon $13.99. Kamu juga dapet 30+ downloadable resources termasuk headline swipe file.

Perhatian: Pace-nya agak lambat di awal. Saya sarankan skip bagian “what is copywriting” kalau kamu udah paham dasar.

5. Copywriting & Content Marketing: How to Write Compelling Copy (Rob Percival & Mark Timberlake)

Ini hybrid course yang ngajari dua skill sekaligus: copywriting dan content marketing. Sangat worth it buat kamu yang mau jadi full-stack content specialist. Kamu belajar nulis landing page copy sambil ngerti gimana distribusinya via blog dan social media.

Modul Utama:

  • Blogging for business: nulis article yang convert
  • Social media copywriting (LinkedIn, Twitter, Instagram)
  • Lead magnet creation (ebook, checklist)
  • Basic Google Analytics buat track performance copy

Keuntungan: Durasi 8 jam, paling lengkap di list ini. Mark Timberlake punya agency sendiri, jadi insight-nya real-world banget. Kamu bisa nawarin paket lengkap ke klien: copy + content strategy.

Kekurangan: Karena luas, depth-nya kurang di masing-masing topik. Misalnya, email marketing cuma 1 jam. Kamu perlu spesialisasi lagi kalau mau deep dive.

6. The Ultimate Copywriting Formula: Write Copy That Converts (Len Smith & Sean Kaye)

Kursus ini no fluff. Len Smith dan Sean Kaye cuma fokus ke formula dan framework. Kalau kamu tipe yang gak suka teori panjang dan mau langsung action, ini jawabannya. Mereka ngajarkan 12 copywriting formulas yang bisa dipakai di semua platform.

Baca:  5 Kursus Public Speaking Terbaik Di Udemy & Skillshare

Framework yang Dipelajari:

  • PAS (Problem-Agitate-Solve)
  • Before-After-Bridge
  • FAB (Features-Advantages-Benefits)
  • 4 P’s (Picture-Promise-Prove-Push)

Data: 2.5 jam durasi, 4.5 rating. Harga paling murah di list ini, sering diskon jadi $9.99. Cocok buat kamu yang budget terbapis tapi mau hasil maksimal.

Warning: Kursus ini sangat formulaic. Jadi kalau kamu mau belajar creative writing atau brand voice yang unik, ini bukan pilihan terbaik. Tapi buat ngerjain brief klien yang standard, ini cukup.

Tip dari saya: Jangan beli kursus ini kalau kamu belum pernah nulis copy sama sekali. Formula tanpa pemahaman dasar bakal bikin copy kamu terasa kaku dan robotic.

7. Copywriting Basics for Successful Sales: Time-Tested Tactics (Steve McDonald)

Steve McDonald punya approach yang beda: dia ngajari kamu copywriting dari sudut pandang small business owner. Jadi kamu belajar gimana caranya nulis copy untuk toko lokal, professional service, atau UMKM. Ini niche yang sangat profitable tapi sering diabaikan.

Fokus Spesifik:

  • Local SEO copywriting (Google Business Profile)
  • Print copy: flyer, brosur, direct mail (masih relevan di beberapa industri)
  • Phone script dan sales presentation copy
  • Testimonial gathering techniques

Keunggulan: Kamu belajar niche market yang kompetitornya lebih sedikit. Steve kasih 15+ template spesifik untuk small business. Durasi 4 jam, rating 4.4.

Kekurangan: Materi digital marketing-nya terbatas. Jadi kalau klien kamu tech-savvy startup, perlu adaptasi lagi.

Perbandingan Cepat: Mana yang Paling Cocok untukmu?

Nama KursusFokus UtamaDurasiLevelHarga Diskon
Copywriting SecretsFacebook Ads & Sales Page3 jamBenar-benar baru$12.99
The Complete CopywritingFreelance Workflow & Portfolio7 jamPemula$12.99
Copywriting for BeginnersWebsite & UX Copy5 jamPemula$13.99
Copywriting MasterclassStorytelling & Content5 jamPemula-Menengah$13.99
Copywriting & Content MarketingFull-Stack Content8 jamPemula$14.99
The Ultimate FormulaFramework & Tactics2.5 jamPemula (paham dasar)$9.99
Copywriting BasicsSmall Business & Local4 jamPemula$11.99

Gimana Cara Pilih yang Tepat?

Pilih berdasarkan goal kamu:

  • Mau cepet kerja freelance? Ambil kursus nomor 2 (Tamsin Henderson) + nomor 1 (Len Smith). Kombinasi ini kasih kamu skill + sistem bisnis.
  • Target klien tech startup? Kursus nomor 3 (Tyler Speegle) paling relevan. Tambahin kursus SEO dasar di Udemy.
  • Budget super terbatas? Kursus nomor 6 (Len Smith & Sean Kaye) cukup buat start. Tapi investasikan waktu ekstra untuk praktik.
  • Mau niche ke UMKM lokal? Langsung ke nomor 7 (Steve McDonald). Pasarnya besar dan butuh banget copywriter yang ngerti local business.

Catatan Penting: Jangan Jadi “Course Collector”

Saya pernah punya 12 kursus copywriting tapi gak selesaiin satu pun. Itu buang-buang. Pilih 1-2 kursus, selesaikan, dan langsung praktik. Buat portofolio dari proyek fiktif kalau belum ada klien. Contoh: rewrite landing page brand favorit kamu, lalu publish di Medium atau LinkedIn.

Praktik terbaik: Setiap selesai satu modul, terapkan ke proyek mini. Misalnya, habis belajar headline formulas, langsung tulis 10 versi headline untuk produk yang sama. Post di grup Facebook copywriting, minta feedback. Proses ini yang bakal accelerate skill kamu, bukan cuma nonton video.

Final Thoughts

Tujuh kursus di atas udah cukup buat kamu dari nol sampe landing job pertama. Yang paling penting: consistency over perfection. Luangkan 1 jam sehari, selesaikan satu kursus dalam seminggu, terus langsung cari proyek kecil di Upwork atau Fiverr. Rate murah dulu gak apa-apa, yang penting dapat testimoni dan case study nyata.

Kalau masih bingung, mulai dari kursus nomor 1 (Copywriting Secrets) atau nomor 2 (The Complete Copywriting). Dua itu paling balance antara teori dan praktik untuk freelance pemula. Selamat belajar, dan ingat: great copywriters are made, not born.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Google Ux Design Vs Meta Ux Design: Kursus Mana Yang Lebih Bernilai?

Pernah nggak sih kamu scroll LinkedIn terus bingung lihat teman-temanmu yang tiba-tiba…

5 Kursus Online Termurah Untuk Belajar Ui/Ux Dari Nol (Update 2025)

Belajar UI/UX itu nggak harus bikin kantong bolong. Gue tau banget rasanya—pengen…

Review Meta Social Media Marketing Coursera: Layak Atau Tidak?

Sebagai praktisi yang hampir setiap hari berurusan dengan ads manager dan content…

Review Masterclass Writing Courses: Cocok Untuk Penulis Indonesia?

Bayar $180 (sekitar Rp 2,8 juta) per tahun untuk belajar menulis dari…