AWS Cloud Practitioner jadi rebutan banyak orang, tapi pilih kursus yang tepat di Udemy bikin pusing sendiri. Beberapa teman bilang “mudah kok, selesai seminggu”, tapi ada juga yang stuck di tengah jalan dan akhirnya menyerah. Setelah ikut satu kursus populer di Udemy, saya paham kenapa reaksinya bisa beda-beda begini.

Kesan Pertama: Ramah untuk Pemula, Tapi Jangan Salah Paham

Ketika buka halaman kursus, yang langsung menarik perhatian adalah durasi video yang nggak terlalu panjang: sekitar 14-16 jam total. Ini kursus AWS paling dasar, jadi ekspektasinya memang nggak perlu marathon 40 jam.

Instrukturnya langsung bilang di video intro: “You don’t need any prior AWS experience”. Kalimat ini penyelamat buat kamu yang baru dengar istilah EC2 atau S3 dan langsung bingung.

Tapi jangan tertipu. Cloud Practitioner mungkin level foundational, tapi ia masih menuntut pemahaman konsep teknis dasar seperti networking, database, dan security. Kursus ini nggak akan jadi magic pill kalau kamu sama sekali asing dengan dunia IT.

Seseorang sedang belajar di laptop suasana kafe sore, cahaya hangat, ekspresi fokus tapi santai,

Deep Dive ke Dalam Materi: Apa yang Kamu Dapatkan

Kursus ini terbagi menjadi lebih dari 20 section dengan ratusan video pendek (rata-rata 5-10 menit). Struktur yang paling umum:

  • Section 1-3: Pengenalan AWS, akun gratis, dan konsep dasar cloud computing
  • Section 4-8: Core Services (Compute, Storage, Database, Network)
  • Section 9-12: Security, Identity & Compliance
  • Section 13-15: Billing, Pricing, dan Cost Management
  • Section terakhir: Latihan soal dan tips ujian

Hands-On Labs: Bukan Sekadar Nonton

Yang bikin kursus ini beda adalah hands-on labs-nya. Nggak cuma slide dan teori, tapi instruktur langsung demo di AWS Management Console. Kamu diajak buat instance EC2 pertama, upload file ke S3, bahkan setup load balancer.

Tapi ada catatan: beberapa lab butuh credit card untuk aktifasi akun AWS. Meski pakai Free Tier, kamu harus hati-hati biar nggak kaget tagihan. Instruktur biasanya ingatkan trik-trik aman, tapi tetap: selalu set billing alarm.

Baca:  Review Ibm Data Science Professional Certificate: Terlalu Sulit?

Gaya Pengajaran: Cepat Tapi Nggak Ketinggalan

Instruktur kursus populer ini (biasanya Stephane Maarek atau Neal Davis) punya ritme ngomong yang cepat. Buat yang terbiasa dengan konten Bahasa Inggris, ini oke-oke saja. Tapi kalau listening skill-mu masih terbatas, kamu mungkin perlu pause dan rewind beberapa kali.

Penjelasannya cenderung straight to the point. Dijelaskan konsepnya, kenapa penting, lalu langsung demo. Nggak banyak joke atau storytelling panjang lebar. Ini efisien, tapi bisa terasa kering buat sebagian orang.

Kelebihan Nyata yang Bikin Worth It

Ini yang bikin kursus ini masih jadi favorit banyak orang:

  • Lifetime access: Update materi gratis kalau AWS ubah exam guide
  • 1 practice exam lengkap: Simulasi dengan timer dan review jawaban detail
  • Quizzes di setiap akhir section: Cek pemahaman langsung, nggak perlu tunggu akhir
  • Discord/Forum aktif: Bisa tanya ke instruktur atau sesama murid
  • Mobile friendly: Bisa belajar di komuter pakai app Udemy

Nilai plus terbesar adalah kualitas video dan audio yang konsisten. Instruktur pakai green screen dengan diagram AWS di belakang, jadi nggak cuma screen recording membosankan.

Kekurangan yang Perlu Diperhitungkan

Saya nggak akan bilang ini kursus sempurna. Ada beberapa hal yang mungkin bikin kamu mikir dua kali:

Durasi 14 jam terdengar pendek, tapi belum termasuk waktu kamu praktek sendiri. Realistnya, butuh 30-40 jam total kalau mau benar-benal paham dan siap ujian. Jangan percaya klaim “selesai 1 minggu” kalau kamu masih sibuk kerja.

Latihan soal yang disediakan terbatas. Hanya 1 practice exam dengan 65 soal. Ini nggak cukup. Kamu harus beli practice exam tambahan di platform lain seperti Tutorial Dojo atau Whizlabs.

Peringatan penting: Kursus ini fokus ke exam. Jadi kalau harapannya bisa langsung deploy arsitektur kompleks setelah lulus, kamu akan kecewa. Cloud Practitioner itu sertifikasi teori, bukan skill praktis.

Terakhir, materi Billing & Pricing bisa membingungkan. Banyak angka, kalkulasi, dan skenario. Instruktur jelasinnya cepat, tapi section ini sering jadi penyebab gagal ujian. Kamu harus ulang-ulang.

Untuk Siapa Kursus Ini?

Kamu akan cocok banget kalau:

  • Pegawai non-teknis (sales, marketing, finance) yang butuh paham dasar AWS
  • Fresh graduate IT yang mau mulai karir di cloud
  • Developer yang ingin punya sertifikasi AWS pertama
  • Manajer proyek yang kerja sama dengan tim cloud

Tapi kurang cocok kalau kamu:

  • Sudah punta sertifikasi AWS Associate (terlalu basic)
  • Expecting hands-on skill tingkat lanjut (butuh course lain)
  • Tidak bisa bahasa Inggris sama sekali (semua materi bahasa Inggris)
Baca:  Review Codecademy Pro: Belajar Coding Lebih Cepat Atau Hanya Hype?

Tips Belajar Biar Nggak Stuck

Berdasarkan pengalaman saya dan murid-murid yang saya ajar, ini resep paling ampuh:

  1. Ikuti section demi section: Nggak perlu loncat-loncat, karena materi saling terkait
  2. Catat istilah asing: Buat flashcard untuk istilah seperti Availability Zone, Edge Location, IAM Role
  3. Praktek seminggu sekali: Jangan cuma nonton. Pause video, buka console AWS, coba sendiri
  4. Gunakan subtitle: Aktifkan Bahasa Inggris subtitle biar nggak miss informasi penting
  5. Beli practice exam tambahan: Allocate budget tambahan sekitar $20-30 untuk latihan soal lebih banyak

Saya sarankan belajar 1-2 jam per hari selama 3-4 minggu. Ini pace yang sustainable tanpa burnout. Kalau weekend kosong, bisa marathon 3-4 jam dengan break 15 menit.

Bandrol Harga dan Value for Money

Harga normal di Udemy sering kali $80-90, tapi jangan panik. Hampir selalu ada diskon 70-90%, jadi kamu bisa dapet di $10-15. Harga segitu untuk lifetime access dan update? Sangat worth it.

ItemEstimasi BiayaKeterangan
Kursus Utama$10-15 (diskon)Video, labs, 1 practice exam
Practice Exam Tambahan$20-30Wajib untuk confidence tinggi
Voucher Sertifikasi AWS$100Harga resmi dari AWS
Total Investasi$130-145Selangit lebih murah daripada bootcamp

Bandrol segitu masih jauh lebih murah dibandingkan training formal yang bisa tembus $500-1000. Tapi ingat, ini self-paced. Nggak ada yang ngepush kamu kalau malas.

Hasil Akhir: Lulus Ujian?

Statistik internal dari komunitas: 80-85% yang selesaikan kursus dan latihan soal tambahan lulus di percobaan pertama. Sisanya biasanya karena kurang latihan soal atau skip section Billing.

Saya sendiri lulus dengan nilai 850/1000 setelah 4 minggu belajar. Soal ujian AWS memang tricky, tapi kursus ini cukup cover 90% domain yang diuji. Yang 10% lagi adalah soal bacaan ekstra dan pengalaman praktis.

Kalau kamu serius ikuti semua labs, selesaikan quizzes, dan beli practice exam tambahan, lulus hanya soal waktu. Tapi kalau cuma nonton video doang, prepare untuk ujian ulang.

Kesimpulan: Ambil atau Lewati?

Kursus AWS Cloud Practitioner di Udemy adalah starter pack paling efisien untuk dapat sertifikasi pertama AWS. Materi terstruktur, instruktur kompeten, dan harga terjangkau. Tapi ini bukan jalan pintas.

Kamu butuh disiplin, budget tambahan untuk practice exam, dan ekspektasi realistis. Kursus ini akan bantu kamu lulus ujian, tapi skill praktis butuh pengalaman lebih lanjut.

Saran saya: ambil kursus ini kalau kamu punya roadmap jelas. Mau lanjut ke Solutions Architect Associate? Cloud Practitioner adalah fondasi yang tepat. Cuma butuh sertifikasi biar CV lebih menarik? Ini investasi yang masuk akal.

Nggak ada yang instant di dunia cloud. Tapi dengan kursus ini, setidaknya kamu nggak akan berjalan sendirian di tengah kebingungan AWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

7 Kursus Ai & Machine Learning Terbaik Di Udacity Untuk Pemula

Memilih kursus AI & Machine Learning yang tepat itu seperti mencari jalan…

Python Untuk Pemula: 7 Kursus Online Terbaik Di Coursera & Udemy

Belajar Python itu kayak masuk ke gym untuk pertama kalinya. Banyak banget…

Review Codecademy Pro: Belajar Coding Lebih Cepat Atau Hanya Hype?

Pernah nggak sih kalian lihat iklan Codecademy Pro terus mikir, “Ini beneran…

Review Coursera Google Data Analytics: Worth It Untuk Pemula Indonesia?

Bukan cuma pertanyaan “worth it atau nggak”, tapi lebih ke “worth it…